Sejarah
Kelurahan Karang Mumus, yang namanya diambil dari sungai Karang Mumus, adalah salah satu kelurahan tertua di Samarinda. Sungai Karang Mumus sendiri berperan penting dalam sejarah perkembangan kota ini, menjadi salah satu pemukiman awal yang kemudian berkembang menjadi Samarinda.
Berikut beberapa poin penting mengenai sejarah Kelurahan Karang Mumus:
Asal Usul Nama:
Nama Karang Mumus berasal dari nama sungai yang membelah wilayah tersebut.
Peran dalam Sejarah Awal Samarinda:
Kelurahan ini merupakan salah satu dari tiga kampung awal di Samarinda yang dihuni oleh suku Kutai Puak Melanti, selain Mangkupalas dan Karang Asam.
Perkembangan Kota:
Sungai Karang Mumus menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan kota Samarinda, dengan adanya pemukiman di sekitarnya yang kemudian meluas.
Sungai yang Membelah:
Sungai Karang Mumus membelah wilayah Kelurahan Karang Mumus dan Kelurahan di wilayah lainnya, menghubungkan beberapa kecamatan di kota ini.
Kondisi Saat Ini:
Saat ini, Kelurahan Karang Mumus termasuk dalam wilayah Kecamatan Samarinda Kota dan memiliki luas wilayah 58,50 Ha dengan jumlah penduduk sekitar 5.723 jiwa.